Pikir dan Rasa

cogito ergo sum

Archive for the ‘Uncategorized’ Category

Gelombang kotak, gelombang sinus dan harmonisa

leave a comment »

Tahukah anda cerita mengenai silang pendapat tentang benda yang disebut sebagai seekor gajah?

http://www.nature.com/ki/journal/v62/n5/fig_tab/4493262f1.html

Kali ini kita akan melihat “seekor gajah” dari salah satu sisi. Kita kenali salah satu bagian yang (bersama bagian yang lain) membuat sebuah benda dinamai “gajah”.

 

Gelombang sinusoida dapat dipakai sebagai dasar untuk membentuk gelombang lain, misalnya gelombang kotak. Dengan kata lain suatu gelombang kotak dapat didekonstruksi menjadi beberapa gelombang sinusoida.

Berikut adalah beberapa contoh gambar dari beberapa sumber di Internet yang memperjelas konsepnya secara sederhana. Pertama mari melihat dua buah gelombang sinus yang memiliki amplitudo yang sama (puncak yang tingginya sama) tetapi berbeda nilai frekuensinya.


Gambar 1
sumber gambar: [1]

Gambar 1 adalah visualisasi pada ranah waktu (time domain) sedangkan gelombang yang sama bisa digambarkan dengan cara yang berbeda di ranah frekuensi (frequency domain) seperti yang diperlihatkan pada Gambar 2.


Gambar 2
sumber gambar: [1]

Bisa dilihat pada Gambar 2 bahwa nilai frekuensi untuk dua gelombang adalah jelas berbeda (x dan 3 kali x), tetapi besar nilai amplitudonya sama. Diwakili oleh ruas garis yang tingginya sama.


Gambar 3
sumber gambar: [1]

Ada tiga buah gelombang yang berbeda pada Gambar 3. Bisa kita lihat akibat dari penggabungan sejumlah gelombang yang berbeda frekuensi dan amplitudonya pada satu gelombang. Dengan pengaturan tertentu, kita bisa melihat bahwa gelombang ketiga yang merupakan gelombang hasil gabungan dari beberapa gelombang sudah menyerupai bentuk dari gelombang kotak.


Gambar 4
sumber gambar: [2]

Atau kalau kita mencoba melihat dari sudut yang berbeda (arah datang yang lain) maka kita bisa mengatakan bahwa sebuah gelombang “yang menyerupai gelombang segi empat” dapat diuraikan menjadi beberapa gelombang sinusoida yang memiliki besar (amplitudo) dan frekuensi tertentu seperti terlihat pada Gambar 4.


Gambar 5
sumber gambar: [2]

Bentuk gelombang serupa dengan gelombang terakhir pada Gambat 3 bisa ditampilkan terpisah agar lebih jelas seperti pada Gambar 5. Tiga buah gelombang sinus membentuk gelombang yang mendekati bentuk segi empat yang diberi warna hijau.

 


Gambar 6. Persamaamaan dasar pembentukan gelombang segi empat (w/harmonics)
sumber gambar: [3]


Gambar 7. Contoh pengerjaan untuk frekuensi dasar 100 Hz
sumber gambar: [3]

 


Gambar 8. Gelombang segi empat yang dibentuk/terdiri dari tiga harmonics
sumber gambar: [3]


Gambar 9. Gelombang segi empat yang dibentuk/terdiri dari lima harmonics

sumber gambar: [3]


Gambar 10. Gelombang segi empat yang dibentuk/terdiri dari dua puluh lima harmonics

sumber gambar: [3]

Sebuah gelombang kotak (segi empat) yang “sempurna” dapat dibentuk jika kita memiliki lebar pita harmonisa (harmonics) yang tidak terbatas. Dengan kata lain suatu gelombang yang semakin mendekati bentuk gelombang kotak maka akan semakin memiliki banyak harmonics.


Gambar 11
sumber gambar: [3]

Bandingkan antara Gambar 11 dengan Gambar 12 berikut ini.


Gambar 12
sumber gambar: [2]

 


Gambar 13. Visualisasi 3D untuk kawasan waktu dan kawasan frekuensi
sumber gambar: [2]


Gambar 14
sumber gambar: [4]

 

UPDATE 24/09/2015

sumber: http://rebloggy.com/

The smooth motion of rotating circles can be used to build up any repeating curve even one as angular as a digital square wave. Each circle spins at a multiple of a fundamental frequency, and a method called Fourier analysisshows how to pick the radiuses of the circles to make the picture work.Decomposing signals like this lies at the heart of a lot of signal processing.

 

 

REFERENSI:

[1] https://georgemdallas.wordpress.com/2014/05/14/wavelets-4-dummies-signal-processing-fourier-transforms-and-heisenberg/
[2] http://electronics.stackexchange.com/questions/32310/what-exactly-are-harmonics-and-how-do-they-appear
[3] http://recordingology.com/in-the-studio/distortion/square-wave-calculations/
[4] http://www.planetoftunes.com/sound-audio-theory/complex-soundwaves.html#.Vf69131GSPc

Written by sunupradana

September 21, 2015 at 7:25 pm

Posted in Uncategorized

Metasearch dengan Dogpile dan Ixquick

leave a comment »

Biasanya layanan Google.com adalah pilihan utama untuk mencari informasi di Internet. Pilihan lain yang cukup bagus adalah Bing.com yang dimiliki oleh Microsoft. Tetapi sebenarnya ada pilihan lain untuk mencari informasi di Internet, mesin pencari dengan teknologi metasearch.


Image credit: https://commons.wikimedia.org/wiki/User:JakobVoss

Dengan menggunakan teknologi metasearch kita dimungkinkan untuk memperoleh hasil pencarian yang berasal dari beberapa mesin pencari, misalnya sekaligus dari Google dan Bing.

Ada dua situs metasearch yang sampai saat saya tulis artikel ini, masih aktif yaitu; Dogpile dan Ixquick .

Selain Dogpile, Ixquick juga adalah pilihan yang menarik. Situs ini menyatakan akan menjamin privasi dari semua penggunanya, sebuah tambahan yang menarik dari fasilitas metasearch.

Referensi:

https://en.wikipedia.org/wiki/Metasearch_engine

https://en.wikipedia.org/wiki/List_of_search_engines#Metasearch_engines

https://www.dogpile.com/

https://ixquick.com/

Written by sunupradana

September 9, 2015 at 2:03 pm

Posted in Uncategorized

Tagged with , ,

Weekend Projects – PIR Sensor Arduino Alarm

leave a comment »

Complete instructions for this episode of Weekend Projects can be found at
http://makeprojects.com/Project/PIR+Sensor+Arduino+Alarm/72/1

This project is great for those beginning to build with …

Source: makezine.com

See on Scoop.itInspirasi_ProyekAkhir

Written by sunupradana

November 27, 2014 at 1:05 pm

Posted in Uncategorized

Salah satu mitos dalam belajar matematika, tentang berpikir lambat

leave a comment »

In hindsight, mudah untuk menjadi marah mengenai bagaimana dulu kita belajar dan diajar. Tapi barangkali yang lebih utama adalah mengakui kekurangan dan berusaha untuk tidak mewariskan kesalahan kepada generasi berikutnya. Agar mereka menjadi lebih baik dari para pendahulunya. Karena semua orang pada masing-masing zaman punya keterbatasan dan kekurangan. IMHO, kita perlu mengatasi sejumlah besar “mitos turunan” yang masih ada.~>

This is true for all levels of math. It is extremely beneficial to struggle and to make mistakes on math problems as that will create synapse firing and brain growth. The most successful students are not those who don’t mess up, they are the ones who mess up and learn from it and continue on.

Something else that is really important to know about math is that being good at math does not mean being fast at math. In fact the opposite may be true.

Mathematicians, who we could think of as the world’s top math people are some of the slowest math thinkers I have met. I don’t say that to disrespect mathematicians, I work with many mathematicians, but they are not usually fast math thinkers. They are deep mathematical thinkers.

This is Laurent Schwartz. He won the Fields Medal which is the top math prize. It’s like winning an Oscar in math. He struggled in school because his school valued speed, and he was one of the slowest math thinkers in his class. After he became very successful he wrote an auto-biography, and this is how he describes his school days.
“I was always deeply uncertain about my own intellectual capacity. I thought I was unintelligent. And it is true that I was, and still am, rather slow. I need time to seize things because I always need to understand them fully. Towards the end of the eleventh grade, I secretly thought of myself as stupid. I worried about this for a long time. I’m still just as slow. At the end of the eleventh grade, I took the measure of the situation, and came to the conclusion that rapidity doesn’t have a precise relation to intelligence. What is important is to deeply understand things and their relations to each other. This is where intelligence lies. The fact of being quick or slow isn’t really relevant.”

Many strong mathematical thinkers, like Laurent Schwartz, think deeply and slowly and like to understand things fully. If you are one of those people do not be put off by people who may be faster, that isn’t important. What is important, to repeat Laurent Schwartz, is to deeply understand things and the way they relate to each other.

It is fine — good even — to think slowly about math and it is really good to think deeply and ask questions that will allow more depth Questions like why does this work? How is this method connected to other methods? What would a drawing of this situation look like? And its important if you are a slower thinker never to think it means you cannot be a math person. It is great to think deeply and carefully, to fully understand, to ask questions, we need those thinkers in math.

Doing well at math is not about being quick or slow. It is about thinking about connections, thinking deeply Laurent Schwartz talks about deeply understanding things. But how do you do that?

In the next and last 3 sessions of the course we are going to give you learning strategies, which will help you learn deeply and well.


http://online.stanford.edu/course/how-to-learn-math-for-students-s14

Written by sunupradana

July 31, 2014 at 9:37 am

Posted in Uncategorized

TEDxUIUC – David E. Goldberg – 7 Missing Basics of Engineering

leave a comment »

Written by sunupradana

May 1, 2014 at 10:23 pm

SVG test #002 [app upload]

leave a comment »

Jika browser anda sudah mampu menampilkan SVG maka anda akan dapat melihat tampilan gambar berikut:

Klik link berikut untuk menguji apakah browser anda mampu menampilkan presentasi animasi::>>
link animasi

 

Written by sunupradana

November 20, 2012 at 1:19 pm

Posted in Uncategorized

Tagged with ,

Kiriman Energy Meter dan RCD datang

with 2 comments

Hari ini kiriman dari pesanan saya berupa energy meter dan RCD sudah datang :-). Kedua alat ini saya perlukan sebagai bagian dari percobaan yang perlu saya lakukan. Sebelumnya saya membeli RCD (RCCB / GFCI /GPAS) dan menyambung sendiri kabelnya. Tentang sistem tersebut saya tulis singkat di sini (link).

Pesanan RCD kali ini buatan Zhongshan Kaper Electrical CO., LTD. Belum sempat saya coba lebih jauh, apalagi untuk teardown. Saya cuma menguji dengan tombol TEST yang sudah tersedia, lain kali akan saya coba bagaimana kalau real ada beda arus pada hot dan grounded.
Read the rest of this entry »

Written by sunupradana

April 16, 2012 at 4:30 pm