Pikir dan Rasa

cogito ergo sum

Archive for the ‘Internet’ Category

Post di situs yang baru, simulasi MOSFET & IGBT

leave a comment »

Beberapa waktu yang lalu, saya dimampukan untuk bisa mencoba membuat situs yang baru dengan domain sendiri yaitu http://sunupradana.info.
Dari domain itu saya buat beberapa sub-domain. Sayangnya karena host pada waktu itu hanya menyediakan SSL untuk satu domain utama maka semua blog saya masukkan ke dalam satu domain dan bukan dalam masing-masing sub-domain. Hanya saya beri redirect ke masing-masing blog agar lebih mudah. Masing-masing situs yang baru yang terpisah isinya satu sama lain adalah sebagai berikut.

  1. tinker.sunupradana.info
  2. elda.sunupradana.info
  3. blog.sunupradana.info
  4. sunupradana.info

Tulisan / foto / video yang baru akan saya post di salah satu situs yang baru dalam daftar di atas. Misalnya tulisan tentang simulasi penggunaan MOSFET untuk keperluan penyakelaran (switch) saya post di sini. Kumpulan screenshot tentang simulasi IGBT sebagai sakelar ada di sini. Sebelumnya saya sudah menyampaikan persamaan dan perbedaan antara AC dengan DC. Juga merangkum dan menyampaikan kembali apakah pergerakan elektron itu sebenarnya lambat ataukah cepat?

Untuk pengenalan tentang ilmu elektronika daya (power electronics) saya sampaikan di dalam page. Begitu pula tentang elektronika daya sebagai sebuah ilmu interdisiplin saya sampaikan dalam bentuk peta.

Untuk rangkuman informasi mengenai apakah yang dimaksud dengan tinkering itu, bisa dibaca di halaman ini. Begitu pula sumber-sumber belajar untuk tinkering sudah saya kumpulkan di sini.

Sebagai contoh, utak-atik untuk menggunakan Avrdude di salah satu development board untuk AVR sudah saya susun di post ini. Penggunaan Simulide sebagai salah satu alternatif untuk simulator sudah juga saya bahas di tinkering.sunupradana.info.

Advertisements

Written by sunupradana

March 24, 2016 at 6:42 am

Posted in Engineering, Internet

Aplikasi penyimpan password

leave a comment »

Sering lupa dengan password? Ada beberapa solusi yang mungkin dilakukan, tetapi tentu saja tidak ada yang sempurna. Selalu ada kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Pilihan yang diambil bergantung pada siapa kita, apa aktifitas keseharian kita, apa puncak saat kesibukan atau saat kritis kita, di mana kita biasa beraktifitas dan perangkat apa yang kita miliki. Itu adalah beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan.

Salah satu solusi yang mungkin adalah dengan menyimpan semua password kita yang berbeda-beda di satu tempat dan hanya mengingat satu password utama saja, yaitu password untuk tempat penyimpanan tadi. Analoginya mirip dengan menyimpan uang di lemari penyimpanan di bank. Tentu saja tempat penyimpanannya harus aman (atau tepatnya relatif aman). Cara ini jauh lebih baik untuk banyak keperluan (konfigurasi) daripada hanya menggunakan satu sampai tiga password untuk semua akun berpassword kita.

Di antara banyak pilihan ada dua yang saya ajukan dalam tulisan ini. Yang pertama adalah LastPass. Penyimpanan ini cukup terkenal dan sangat banyak dipergunakan di banyak platform. Misalnya bisa diinstall di phone Android (https://play.google.com/store/apps/details?id=com.lastpass.lpandroid). Bisa juga dengan mudah diakses di masing-masing browser, misalnya di Firefox maupun di Chrome. Juga bisa dipakai di sistem GNU/Linux maupun di Microsoft Windows. Aplikasi ini pada dasarnya gratis, tapi ada fasilitas untuk pembelian di dalamnya.

Yang kedua adalah KeePassDroid, aplikasi ini bisa diinstall di Android phone. KeePass sebenarnya adalah aplikasi yang bersifat tidak hanya gratis tetapi juga open-source, itu salah satu keunggulannya. Keterangan lanjut bisa dibaca di Wikipedia. Secara implisit menurut http://keepass.info/, karena sumber kodenya bersifat open maka aplikasi ini dapat meyakinkan kita tidak akan kode tersembunyi, juga karena para ahli juga bisa dengan mudah memeriksa kebenaran cara implementasi kode enkripsi dalam aplikasi itu. Projek lain yang menarik dikunjungi situsnya adalah https://www.keepassx.org/. Aplikasi ini juga memiliki varian portable, silahkan dilihat di sini. Jika perlu dan berminat untuk browser Firefox, salah satu add-on yang cukup populer dipakai adalah KeeFox. Untuk browser Chrome sepertinya juga ada, misalnya chromelPass dan CKP.

Silahkan memilih dan mencoba.

Written by sunupradana

September 23, 2015 at 8:47 pm

Posted in Internet, Komputer

Tagged with , ,

Mengapa Gmail?

leave a comment »

“Mengapa harus Gmail?” Begitulah kurang lebih pertanyaan yang saya terima beberapa hari yang lalu. Jawaban pertanyaan itu tentu tergantung dari beberapa hal misalnya; keperluan, lokasi dan waktu. Masing-masing pengaturan tentu memiliki kebutuhan yang berbeda. Misalnya untuk perkuliahan saya lebih memilih Gmail karena akan memudahkan untuk mengakses akun Google. Mengapa Google? Ya karena sampai saat ini sepengatahuan saya platform inilah yang paling praktis untuk bisa mendapatkan beberapa layanan yang dibutuhkan sekaligus dalam “satu paket”.

Google yang sekarang adalah anak perusahaan dari induknya yang bernama Alphabet Inc. Sejak beberapa waktu Google telah memberikan layanan terpadu. Yang paling mudah dikenali adalah layanan mesin pencarinya; Google. Lalu layanan email; Gmail. Layanan audio-visual lewat Youtube. Layanan penyimpanan dokumen di awan (cloud) Google Drive.

Kemudian yang sekarang tidak dapat diabaikan dan akan menjadi semakin penting adalah layanan aplikasi office secara online. Maksudnya, jika dulu sekali kita hanya mengenal layanan aplikasi office terpadu secara offline seperti Microsoft Office, sekarang sudah bermunculan layanan serupa yang diakses secara online. Beberapa bahkan dapat kita pergunakan secara gratis (legal, bukan nyolong).

Layanan yang diberikan oleh Google, yaitu Google Docs, (masih) dapat secara umum dipergunakan dengan gratis. Dari link itu juga kita bisa mengakses layanan serupa yang lebih spesifik seperti; Sheets, Slides, dan Forms. Jadi hanya dengan satu akun Google, kita bisa mengerjakan tugas dengan beberapa aplikasi online gratisan. Ini juga akan mempermudah kita untuk belajar secara praktis nyata untuk berkolborasi. Bekerja sama dalam arti yang sesungguhnya untuk menghasilkan sesuatu yang baik, bukan cuma kisah seremonial…prosedural, yang tidak berorientasi pada pencapaian hasil :-D.

Kegunaannya jelas, tugas kuliah sebagian akan dikerjakan dengan layanan ini. Ini mirip peralihan di masa lalu saat penggunaan komputer masih belum begitu meluas. Sampai perlu ada kursus komputer, karena saat itu belajar dari teman dan keluarga belum begitu mudah. Sekarang, sudah mirip belajar mengemudikan sepeda motor, sudah lumrah belajar bukan di tempat kursus. Nah, pelatihan penggunaan aplikasi perkantoran online ini perlu juga untuk antisipasi kemungkinan di masa yang akan datang. Mirip dengan kursus komputer (desktop) di awal-awal dulu itu :-).

Lalu sebagai wawasan apakah layanan aplikasi perkantoran seperti ini hanya dimiliki oleh Google? Ada yang lain yang juga gratis?

Yang paling cepat melintas di otak saya adalah ingatan tentang Zoho. Ini juga layanan “office” yang gratis untuk dipergunakan. Perbandingan layanan ada di link ini.

Selain Zoho sebenarnya ada juga beberapa layanan yang bisa dipergunakan, antara lain yang mungkin sudah akrab didengar oleh sebagian masyarakat Indonesia adalah layanan Microsoft Office.

Yang juga perlu disebutkan adalah layanan yang mungkin menarik walaupun tidak sebesar ketiga layanan sebelumnya yaitu thinkfree. Di masa-masa yang akan datang mungkin layanan ini akan memberikan alternatif yang menarik yang diperlukan tapi belum dimiliki oleh Google.

 

Bacaan lanjut:

https://en.wikipedia.org/wiki/Online_office_suite

http://www.howtogeek.com/183299/a-free-microsoft-office-is-office-online-worth-using/

http://andybrandt531.com/2014/09/google-docs-zoho-writer-face-ring-round-2/

http://www.pcworld.com/article/2872072/office-online-vs-office-365-what-s-free-what-s-not-and-what-you-really-need.html

Written by sunupradana

September 10, 2015 at 8:49 am

Posted in Internet

Tagged with , ,

Pengenalan sekilas perangkat lunak online untuk perancangan dan simulasi rangkaian elektronik.

leave a comment »

 

[Perangkat bantu perancangan simulasi rangkaian secara online]

Pengenalan beberapa alternatif perangkat lunak berbasis web, gratis, yang cukup memadai sebagai sarana belajar rangkaian dasar di kuliah elektronika daya. Mulai dari perancangan, simulasi sampai pembuatan PCB.

Written by sunupradana

October 5, 2014 at 12:52 am

Digital Literacy, Part I (search engine)

leave a comment »

Written by sunupradana

September 26, 2014 at 6:33 pm

SkyDrive, solusi untuk file Microsoft Office

leave a comment »

Kadang-kadang LibreOffice (OpenOffice) dan Google Drive tidak berdaya dalam mengatasi masalah formatting pada file-file yang dibuat dengan Microsoft Office. Masalah bukan hanya akan timbul saat saya hendak menyimpan file hasil ketikan ke dalam format dari MS Office, cukup sering saya temui masalah saat saya membuka file presentasi ppt dengan LibreOffice. Tampilan dan pengaturan letak seringkali menjadi sangat tidak nyaman untuk dilihat. Sebagai catatan saya menggunakan OS GNU/Linux Ubuntu. Upaya untuk mendapatkan file dalam format PDF melalui fasilitas di LibreOffice tidak banyak membantu untuk file ppt yang memang sudah berubah tata letaknya.

Sekarang untuk permasalahan seperti ini (sejauh ini) dapat saya selesaikan dengan menggunakan solusi web app dari Microsoft. Kita cukup membuat akun di SkyDrive seperti halnya kita membuat akun di Google Drive. Setelah itu dengan cara yang hampir sama kita bisa membuat, menyimpan dan mengelola berbagai file office di cloud. Kita juga bisa mendapatkan file dalam format PDF dengan fungsi print.

Untuk saya solusi halal tanpa perlu membajak ini menyenangkan untuk mengerjakan file-file yang tidak besar dan kondisi koneksi data Internet sedang lancar.

https://skydrive.live.com/

 

Klik untuk memperbesar gambar di tab yang baru >>

SkyDrive Web App

Written with StackEdit.

Written by sunupradana

July 4, 2013 at 1:30 pm

Kartu Smartfren 64K

leave a comment »

Ada pendapat yang menyatakan bahwa perbedaan antara kartu 32k dengan 64k hanyalah pada kapasitas memori, terutama seberapa nomor kontak bisa disimpan di dalamnya. Ada yang menyatakan bahwa tidak hanya berbeda di kapasitas nomor kontak saja tapi juga berpengaruh pada kecepatan akses. Jika hendak menelusuri masing-masing pendapat, silahkan langsung menuju bagian link dan menelusuri satu-satu :-).

Tanpa perlu perdebatan panjang, baik menurut sumber-sumber pembahasan teknis di Internet, pengalaman para pengguna maupun pengalaman saya sendiri setuju bahwa kecepatan akses dan transfet data Internet itu bergantung pada banyak hal, titik. Hanya karena jenis/fisik kartu diganti tidak berarti kecepatan transfer pasti akan berubah. Setidaknya transfer bergantung pada lokasi kita (cakupan jaringan), seberapa banyak orang/perangkat yang mengakses pada saat bersamaan, tipe paket data kita, kondisi perangkat & cuaca.

Secara kualitatif untuk rentang saat yang pendek, saya merasa bahwa kecepatan akses di dua modem saya mengalami perbaikan/peningkatan untuk jam akses yang sama setelah kartu Smartfren saya tukar dari 32k ke 64k. Kesimpulan ini tentu sementara sebab tanpa ratusan jam akses di banyak tempat di berbagai cuaca dengan berbagai perangkat maka kesimpulan ini prematur 🙂 Tentu saja bagi mereka yang ingin fokus meneliti, silahkan saja melakukannya. Saya sendiri akan mengupdate seiring waktu, so far so good.

Untuk menukar kartu Smartfren 32 k ke 64 k, cukup datang ke kantor pelayanan Smartfren. Di Jogja (Yogyakarta) saya datang ke Amplaz (Ambarukmo Plaza) untuk melakukan penukaran. Biaya penggantian sebesar lima ribu rupiah per kartu dan perlu membawa kartu identitas (misal KTP/SIM) untuk mereka foto copy. Kemudahan ini sangat membantu karena paket data Smartfren cenderung murah dan cukup lancar bila dibanding yang lain. Mungkin pengecualiannya adalah paket kenyang download dari 3 (Tri / Three). Jadi untuk skenario penggunaan, bisa jadi diperlukan paket data dan kartu/operator yang berbeda.

Silahkan klik pada gambar untuk memperbesar (dengan membuka tab/halaman baru).

ZTE AC2726Haier CE81B, GMT+7, Connex EVO

Updates:

Haier CE81B, GMT+7, Connex EVO

Haier CE81B, GMT+7, Connex EVO

Haier CE81B, GMT+7, Connex EVO

Haier CE81B, GMT+7, Connex EVO

Haier CE81B, GMT+7, Connex EVO

 

Links:

+Apa bedanya kartu smartfren 32k sma 64k

+http://semapoet.blogspot.com/2012/08/apa-bedanya-kartu-smartfren-32k-sma-64k.html

+Mengenal dan Memilih Jenis-jenis Kartu SP Smartfren

+https://twitter.com/smartfrenworld/statuses/228343072436670464

+https://twitter.com/smartfrenworld/statuses/201532261697466368

+http://hp-cdma.blogspot.com/2012/05/smartfren-e781a-unlock-guide.html

+http://www.ehow.com/info_12168797_64-k-sim-card-vs-128-k-sim.html

+http://www.indiabroadband.net/bsnl-3g/35875-3g-speed-depend-sim.html

+http://www.askmefast.com/…which_sim_is_better_for_accessing_3g…html

+http://www.thinkdigit.com/forum/broadband-dth/161229-my-old-sim-android-doesnt-go-3g…html

Written by sunupradana

June 29, 2013 at 2:56 am