Pikir dan Rasa

cogito ergo sum

Archive for the ‘Engineering’ Category

Post di situs yang baru, simulasi MOSFET & IGBT

leave a comment »

Beberapa waktu yang lalu, saya dimampukan untuk bisa mencoba membuat situs yang baru dengan domain sendiri yaitu http://sunupradana.info.
Dari domain itu saya buat beberapa sub-domain. Sayangnya karena host pada waktu itu hanya menyediakan SSL untuk satu domain utama maka semua blog saya masukkan ke dalam satu domain dan bukan dalam masing-masing sub-domain. Hanya saya beri redirect ke masing-masing blog agar lebih mudah. Masing-masing situs yang baru yang terpisah isinya satu sama lain adalah sebagai berikut.

  1. tinker.sunupradana.info
  2. elda.sunupradana.info
  3. blog.sunupradana.info
  4. sunupradana.info

Tulisan / foto / video yang baru akan saya post di salah satu situs yang baru dalam daftar di atas. Misalnya tulisan tentang simulasi penggunaan MOSFET untuk keperluan penyakelaran (switch) saya post di sini. Kumpulan screenshot tentang simulasi IGBT sebagai sakelar ada di sini. Sebelumnya saya sudah menyampaikan persamaan dan perbedaan antara AC dengan DC. Juga merangkum dan menyampaikan kembali apakah pergerakan elektron itu sebenarnya lambat ataukah cepat?

Untuk pengenalan tentang ilmu elektronika daya (power electronics) saya sampaikan di dalam page. Begitu pula tentang elektronika daya sebagai sebuah ilmu interdisiplin saya sampaikan dalam bentuk peta.

Untuk rangkuman informasi mengenai apakah yang dimaksud dengan tinkering itu, bisa dibaca di halaman ini. Begitu pula sumber-sumber belajar untuk tinkering sudah saya kumpulkan di sini.

Sebagai contoh, utak-atik untuk menggunakan Avrdude di salah satu development board untuk AVR sudah saya susun di post ini. Penggunaan Simulide sebagai salah satu alternatif untuk simulator sudah juga saya bahas di tinkering.sunupradana.info.

Written by sunupradana

March 24, 2016 at 6:42 am

Posted in Engineering, Internet

Sanwa CD772 True RMS Instruction Manual

leave a comment »

Written by sunupradana

October 11, 2015 at 5:28 pm

Posted in Electrical, Electronics

Tagged with , ,

Fluke 179 True RMS DMM User Manual Supplement

leave a comment »

Written by sunupradana

October 11, 2015 at 4:23 pm

Posted in Electrical, Electronics

Tagged with , ,

Fluke 179 True RMS DMM User Manual [2015]

leave a comment »

Written by sunupradana

October 11, 2015 at 4:17 pm

Posted in Electrical, Electronics

Tagged with , ,

Uji coba TINA-TI untuk simulasi pengatur tegangan LM7805

leave a comment »

Berikut ini screenshot dari uji coba penggunaan TINA-TI sebagai simulator untuk rangkaian pengendali tegangan LM7805.

Written by sunupradana

October 4, 2015 at 10:18 am

Mengapa sinusoida?

leave a comment »

Saat belajar mengenai elektronika, elektrikal, listrik atau sistem daya, kadang-kadang jika kita memiliki rasa ingin tahu yang cukup baik maka kita akan bertanya-tanya,”Mengapa gelombang arus bolak-baik selalu berbentuk gelombang sinus?”

Meskipun tentu di seluruh penjuru bumi tidak selalu bentuk gelombang arus bolak-balik itu merupakan gelombang sinus, tetapi bentuk paling dasarnya memang begitu. Pertanyaannya adalah: mengapa? Ada juga yang bertanya mengapa bentuk gelombang sinus yang dipilih untuk sistem arus bolak-balik?

Pertama, sebenarnya tidak ada yang manusia yang memilih bentuk sinusoida untuk AC (alternating current), setidaknya sebatas pengetahuan saya (AFAIK). Bentuk gelombang itu adalah konsekuensi langsung dari sistem fisis yang ada. Khusus untuk sistem kelistrikan kita bisa dengan mudah meghubungkannya dengan bentuk umum generator pembangkit tegangan.

Lalu apa hubungannya antara bentuk generator dengan bentuk gelombang yang naik-turun-berbaik arah itu? Pertama-tama mari perhatikan bentuk dari generator yang disederhanakan.


Gambar 1
sumber gambar:
http://www.electronics-tutorials.ws/accircuits/sinusoidal-waveform.html

Untuk bisa memahami bagaimana tegangan dihasilkan dari perputaran rotor kita bisa melihat kembali aturan-tangan-kanan Fleming.


Gambar 2
sumber gambar:
http://goo.gl/7zpXJE


Gambar 3
sumber gambar:
http://hvacreducation.net/ExampleLessons/module2_112-4.html

 

Dengan membandingkan antara Gambar 3 dengan Gambar 1, kita bisa melihat mengapa gelombang yang dihasilkan berupa gelombang sinus. Berikutnya untuk mendapatkan abstraksi yang lebih baik, kita bisa melihat pada Gambar 4 berikut.

Gambar 4
sumber gambar:
http://giphy.com/gifs/wave-ac-exchange-F5rQlfTXqCJ8c


Gambar 5
sumber gambar:
http://goo.gl/i59TZl

Gambar 5 memberikan tampilan animasi yang lebih lambat dari Gambar 4, sehingga kita bisa melihat dengan lebih seksama korelasi antara posisi rotor dengan pada titik-titik pada bentuk gelombang yang dihasilkan.


Gambar 6
sumber gambar:
http://www.technologyuk.net/mathematics/trigonometry/sine_function.shtml

 

Gambar 6 adalah sistem yang sama, hanya saja penempatan “generator” dan gelombang tegangan keluaran saja yang dibalik posisinya.


Gambar 7
sumber gambar:
http://www.electronics-tutorials.ws/accircuits/sinusoidal-waveform.html

 

Untuk setiap saat tertentu (instantaneous) kita dapat menghitung berapa nilai tegangan saat itu sebagai fungsi dari sudut fase generator.


Gambar 8
sumber gambar:
http://www.electronics-tutorials.ws/accircuits/sinusoidal-waveform.html

Pada Gambar 8 diperlihatkan beberapa posisi untuk sudut kelipatan 45°.

 


Gambar 9 Korelasi loop pada rotor dengan gelombang tegangan
sumber gambar:
http://goo.gl/4dO9KJ


Gambar 10
sumber gambar:
https://en.wikipedia.org/wiki/Single-phase_generator

 

 


Gambar 11 Persamaan untuk menghitung nilai tegangan sesaat.
sumber gambar:
http://www.electronics-tutorials.ws/accircuits/sinusoidal-waveform.html

 


Gambar 12
sumber gambar:
http://tinkerine.com/pseudo-sine-wave-generator-ditto/

Pada Gambar 12, kita bisa melihat bagimana bentuk sinusoida dapat dihasilkan dari “generator” sederhana seperti itu.

 


Gambar 13
sumber gambar:
https://goo.gl/tf8LYR

Jika pada gambar-gambar sebelumnya kita melihat hanya dari satu sudut pandang saja, maka pada Gambar 13 kita bisa melihat dari dua sudut pandang. Yang pertama, tepat dari arah depan, persis seperti pada gambar-gambar sebelumnya dan satu dari samping. Dengan cara ini kita bisa melihat dimensi yang berbeda dari satu fenomena yang sama.


Gambar 14
sumber gambar:
https://goo.gl/tf8LYR


Gambar 15
sumber gambar:
https://goo.gl/tf8LYR

 

 


Gambar 16
sumber gambar:
https://en.wikipedia.org/wiki/Phasor


Gambar 17
sumber gambar:
http://goo.gl/Q12G6K


Gambar 18
sumber gambar:
https://en.wikipedia.org/wiki/Talk%3ASimple_harmonic_motion


Gambar 19
sumber gambar:
http://www.iflscience.com/brain/math-gifs-will-help-you-understand-these-concepts-better-your-teacher-ever-did

 

 


Gambar 20
sumber gambar:
http://www.gailruby.com/SHMGraph.htm


Gambar 21
sumber gambar:
http://goo.gl/x765kH


Gambar 22
sumber gambar:
http://www.mysearch.org.uk/website1/html/221.SHM.html


Gambar 23
sumber gambar:
http://www.rmcybernetics.com/projects/experiments/experiments_resonance_simple_harmonic_motion.htm

 

UPDATE 24/09/2015

 

sumber: http://math-is-beautiful.tumblr.com/

 

sumber: http://rebloggy.com/

 

 

 

font cache: Ψ α β π θ μ Φ φ ω Ω ° ~ ± ≈ ≠ ≡ ≤ ≥ ∞ ∫ • ∆

Referensi tambahan:

https://en.wikipedia.org/wiki/Fleming’s_right-hand_rule

https://en.wikipedia.org/wiki/Single-phase_generator

http://electronics.stackexchange.com/questions/152600/why-is-sine-wave-preferred-over-other-waveforms

http://www.iflscience.com/brain/math-gifs-will-help-you-understand-these-concepts-better-your-teacher-ever-did

https://en.wikipedia.org/wiki/Phasor

https://www.boundless.com/physics/textbooks/boundless-physics-textbook/waves-and-vibrations-15/periodic-motion-123/sinusoidal-nature-of-simple-harmonic-motion-434-1837/

Written by sunupradana

September 9, 2015 at 11:52 pm