Pikir dan Rasa

cogito ergo sum

Pengantar penggunaan GParted

with 2 comments

Entah untuk keperluan membuat partisi baru untuk sistem operasi (semisal GNU/Linux) atau bahkan sekedar untuk “membersihkan” USB flash drive aplikasi seperti GParted ini sangat membantu. Meski demikian jika kita akan melakukan perubahan pengaturan pada drive (termasuk untuk flash disk) kita perlu berhati-hati. Terutama jangan sampai salah sasaran, yaitu mengubah drive yang sebenarnya bukan menjadi tujuan operasi yang kita niatkan. Berikut beberapa rangkaian foto yang memudahkan untuk menuntun penggunaan GParted sebagai cara untuk membuat partisi bagi live GNU/Linux.


Gambar 01. Desktop live GNU/Linux flash disk

Untuk tulisan cepat ini saya memilih distro LXLE sebagai “induk”. Pertimbangannya sederhana, varian alias distribusi GNU/Linux yang ini cukup ringan untuk dijalankan di banyak mesin PC (ada juga versi 32-bit dan 64-bit), bisa boot dari USB flash drive (flash disk) dan memiliki cukup aplikasi (software) untuk keperluan pembuatan live (bootable) GNU/Linux di flash disk.

Untuk keperluan penulisan artikel ini saya melakukan boot (start up) dari flash disk Toshiba 16-GB yang di dalamnya ada beberapa OS varian dari GNU/Linux. Salah satunya adalah LXLDE desktop 32-bit yang saya pakai ini. Sekedar info tambahan versi 32-bit ini saya jalankan tanpa masalah di mesin Asus 64-bit (sebagaimana seharusnya). Menurut saya LXLE dekstop ini cukup memadai sebagai live USB Linux, di dalamnya sudah terdapat LibreOffice dan beberapa aplikasi lain yang cukup untuk memulai. Sedangkan untuk membuat bootable flash disk seperti ini, di dalamnya sudah dari awal terinstall GParted dan multibootusb.

Gambar 02. Terminal (ROXTerm) pada LXLE desktop.

Agar tidak salah dalam melakukan format drive (dalam hal ini flash disk) ada baiknya sebagai langkah pencegahan tambahan kita memeriksa drive yang terpasang dengan perintah lsblk (panduan lainnya ada di sini). Untuk bisa menjalankan perintah lsblk kita perlu membuka terminal (pada LXLE adalah ROXTerm) seperti pada Gambar 02.


Gambar 03. Perintah lsblk.

Pada Gambar 03 di bagian pertama adalah hasil dari perintah lsblk saat flash disk yang hendak dipakai untuk bootable flash disk belum dipasang pada port USB. Sedang pada bagian akhir di gambar yang sama adalah saat flash disk sudah dipasang. Terlihat jelas flash disk itu dikenali sebagai sdc1.


Gambar 04. Saat flash disk dimasukkan sebaiknya kita mount dengan perintah OK.


Gambar 05. Langkah berikutnya adalah membuka aplikasi GParted.

Gambar 06. Pertama kali terbuka GParted menunjukkan partisi lain (/dev/sda), bukan yang hendak sebenarnya dipakai.

Gambar 07. Perlu hati-hati agar tidak merusak partisi lain, pindah dengan pilih ke partisi yang benar (/dev/sdc)


Gambar 08. Setelah partisi yang benar yang hendak kita format sudah dikenali dan terpilih, lakukan Unmount.


Gambar 09. Setelah berhasil melakukan Unmount kita bisa memilih beberapa pilihan operasi dengan melakukan klik-kanan.


Gambar 10. Langkah yang kita pilih adalah menghapus partisi dengan pilihan Delete.


Gambar 11. Setelah berhasil menghapus, langkah berikutnya adalah dengan membuat partisi yang baru.

Jika kita melakukan format dari salah satu distro (varian) GNU/Linux seperti ini (misalnya pada Ubuntu, Lubuntu, Xubuntu, Fedora, SUSE, Debian) kita bisa langsung memilih file system sesuai keperluan, misalnya ada Gambar 11 adalah ext4. Sudah banyak tulisan yang menjelaskan tentang file system, misalnya; tulisan ini dan tulisan ini, silahkan dibaca.


Gambar 12. Kita bisa memberi label pada partisi baru.


Gambar 13. Selesai memilih sejumlah operasi yang akan dilakukan.


Gambar 14. Setelah memilih langkah berikutnya adalah mengeksekusi pilihan yang sudah diambil, Apply.


Gambar 15. Pilihan operasi kita sedang dikerjakan oleh komputer.


Gambar 16. Semua operasi telah berhasil, selesai dilakukan pada flash disk.


Gambar 17. Informasi akhir flash disk telah berhasil diformat ulang sesuai keinginan.

 

MultiBootUSB

Bagian berikut di bawah ini hanya bonus, akan ditulis lebih panjang di bagian lain di web log ini.

Jika kita ingin mendapatkan flash disk yang bisa dipakai untuk booting pada komputer (seolah-olah sebagai pengganti hard disk), maka kita bisa menggunakan aplikasi MultiBootUSB pada LXLE desktop. Sebenarnya ada beberapa pilihan lain yang bisa bekerja dalam sistem GNU/Linux (seperti LXLE) atau yang berkerja di Windows. Tetapi MultiBootUSB sudah tersedia secara default di LXLE, kita bisa langsung memakainya.


Gambar 18. Tampilan awal MultiBootUSB, pilihan /dev/sda1 tidak tepat perlu diganti.


Gambar 19. Pada langkah pertama (Step 1) kita memilih flash disk (drive) yang benar.

Sama seperti GParted, pada MultiBootUSB kita perlu memastikan bahwa pilihan drive (flash disk) sudah benar. Untuk itulah perintah lsblk dan label yang akan dipakai pada mount point sangat mambantu.


Gambar 20. Langkah 2 (Step 2) adalah menunjukkan dan memilih file ISO yang akan dipakai.

 

Distribusi GNU/Linux seperti Linux MINT, UBUNTU, DEBIAN, FEDORA, LXLE banyak diedarkan dalam file dengan format ISO. Ini memudahkan jika pengguna akan lansgung “membakarnya” ke CD atau (yang baru) DVD. File ISO yang sama yang kita manfaatkan untuk menjadikan flash disk kita sebagai flash disk yang bisa mem-booting (bootable) komputer. Yang sudah berisi sistem operasi GNU/Linux (salah satu distro/variannya) dan bisa di bawa ke mana-mana untuk beroperasi di banyak komputer berbeda.

Written by sunupradana

September 25, 2015 at 2:15 pm

Posted in Komputer

Tagged with , , ,

2 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. […] post sebelumnya (di sini) saya telah membagi dokumentasi penggunaan GParted secara sederhana untuk tujuan pembuatan partisi […]

  2. […] bisa diawali dengan mempersiapkan partisi dalam flash disk itu. Pembahasannya sudah saya utarakan di sini. Setelah itu flash disk bisa diisi dengan satu atau lebih OS GNU/Linux dengan tool MultiBootUSB. […]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: