Pikir dan Rasa

cogito ergo sum

Uji penyulutan SCR

with one comment

Dokumentasi awal pengenalan operasi SCR dengan menggunakan dua sumber DC.

[rilis preview]



 



 



 



 

 


LED dipergunakan sebagai beban pada sisi anode dengan aliran arus sebesar 16.99 mA. Tegangan catu daya sebesar 7 VDC, tegangan penyulut sebesar 1.8 VDC dengan arus sebesar 4.68 mA. Tegangan gate ke cathode sebesar 0.754 VDC.


 


Sumber catu daya  sebesar 7.1 VDC, SCR dalam kondisi off. Tidak ada tegangan dan arus penyulutan pada gate. Tegangan antara anode dan cathode dari SCR sebesar 5.03 VDC.

 


Sumber catu daya  sebesar 7.1 VDC, SCR dalam kondisi off, hanya ada arus kecil sebesar 0.03 mA. Tegangan punyulutan di kaki gate sebesar 1.6 VDC dengan arus sebesar 4.61 mA. Tegangan antara anode dan cathode dari SCR sebesar 4.82 VDC. Teganan antara kaki gate ke kaki katode sebesar 0.607 VDC. Katode terhubung langsung dengan terminal negatif sumber (return / common / gnd).

 


Sumber catu daya  sebesar 7.1 VDC, SCR dalam kondisi on, arus mengalir sebesar 17.57 mA menyalakan LED. Tegangan punyulutan di kaki gate sebesar 1.8 VDC (terhadap gnd yaitu terminal negatif sumber) dengan arus sebesar 4.72 mA. Katode terhubung langsung dengan terminal negatif sumber (return / common / gnd).
Tegangan antara anode dan cathode dari SCR sebesar 0.75 VDC.
Teganan antara kaki gate ke kaki katode sebesar 0.750 VDC.

 


Sumber catu daya  sebesar 7.1 VDC, SCR dalam kondisi tetap on, arus mengalir sebesar 16.82 mA menyalakan LED. Tegangan punyulutan di kaki gate dimatikan. Tegangan antara anode dan cathode dari SCR sebesar 0.92 VDC. Tegangan antara kaki gate ke kaki katode sebesar 0.673 VDC. SCR tetap dalam keadaan on walaupun sumber tegangan penyulutan sudah dimatikan, hal ini karena setelah melampaui batas tegangan threshold  untuk latching maka SCR akan tetap on tanpa tegangan penyulutan selama arus yang mengalir antara anode ke katode tetap berada di atas ambang batas holding current.

 

Menurut Littelfuse:

Principal Current − Generic term for the current through the collector junction (the current through main terminal 1 and main terminal 2 of a Triac or anode and cathode of an SCR)

Holding Current (I H ) − Minimum principal current required to maintain the Thyristor in the on state

Latching Current (I L ) − Minimum principal current required to maintain the Thyristor in the on state immediately after the switching from off state to on state has occurred and the triggering signal has been removed

v 0.1.a

v 0.2

update berikut …

Written by sunupradana

December 22, 2014 at 5:04 am

Posted in Components, Electrical, Electronics

Tagged with , ,

One Response

Subscribe to comments with RSS.

  1. […] pengetahuan terhadap tiga besaran (tiga variabel) agar kita bisa menentukan nilai R2. Pada artikel sebelumnya tentang uji penyulutan SCR, kita temukan bahwa untuk model SPICE dari komponen SCR tipe S6025L, simulator LTspice memerikan […]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: