Pikir dan Rasa

cogito ergo sum

Saat paket JNE YES berstatus Closed Once Delivery Attempt

with 6 comments

Saya sudah beberapa kali menggunakan alamat ini untuk menerima paket kiriman lewat JNE YES, baik dari Jakarta maupun Surabaya. Tidak ada masalah sebelumnya, setelah terkonfirmasi dikirim dari Jkt atau Sby keesokan harinya pasti sudah sampai di tempat saya.

Kali ini kiriman dengan JNE YES agak bermasalah, saya kaget karena paket belum saya terima dan status paket pada tracking di web JNE tertulis sebagai Closed Once Delivery Attempt.

Ini aneh karena beberapa hal:

1. Alamat tujuan kirim yang saya pakai adalah tempat kos, penghuni kos saat itu tidak pergi keluar.

2. Keluarga pemilik kos berada di pekarangan yang sama, tipikal rumah Jogja (Jawa) dengan pekarangan terbuka di dalam pagar yang mudah di akses dari jalan umum. Keluarga pemilik kos pun sudah saya tanya pada siang sampai sore hari itu tidak pergi keluar.

 

 

Tracking juga dapat dilakukan dengan aplikasi Android; Lacak Paket :

 

Langkah yang saya lakukan adalah konfirmasi ke kantor cabang JNE yang saya peroleh dari web site www.JNE.co.id. Untuk DIY:

Nama Agen:JNE YOGYAKARTA
Tempat:CABANG YOGYAKARTA
Alamat:Jl. Menukan #12 (cashsales) Ph. (0274) 380603-389868 Fax. (0274 385629

 

Setelah menanyakan no paket untuk saya, petugas di sana memberikan nama dan no telepon genggam petugas kurir. Sebenarnya ini agak lucu bagi saya selaku konsumen. Menurut hemat saya ini adalah urusan dalam dari perusahaan JNE, tapi demi kejelasan & solusi saya catat saja. Saya kemudian mengirim SMS ke kurir ybs, memberitahukan kalau ada kesulitan mengantar paket saya silahkan hubungi nomor saya ini (saya lengkapi dengan keterangan no paket & nama penerima). Selang beberapa jam tidak ada balasan apapun. Awalnya saya tidak menelpon dengan asumsi kurir tersebut masih sibuk melakukan pengiriman sesuai rute yang ia tentukan sendiri.

Menunggu beberapa jam akhirnya seorang teman saya yang wanita beribaik hati menelepon langsung petugas kurir itu jam 14:53. Sang kurir menanyakan lokasi alamat tujuan pada teman saya. Ia mengaku bahwa bukan dia yang mengantarkan paket itu sehari sebelumnya yang konon tidak bertemu penerima🙂 . Paket akhirnya bisa saya terima tanggal 5 Desember 2011 jam 16 lewat, bagi saya masih lumayan karena paket diterima selamat terlepas dari misteri “tak bertemu penerima di hari Minggu”.

 

 

 

 

 

Beberapa kesimpulan yang saya peroleh:

1. Terlepas dari aturan yang mungkin dimiliki JNE nyatanya prosedur masing-masing kurir di lapangan berbeda. Seorang kurir yang menyampaikan paket pesanan saya sebelum ini bahkan memerlukan diri menelepon saya untuk meminta informasi mengenai arah masuk ke alamat tujuan pengiriman. Petugas PT POS Indonesia maupun kurir perusahaan lain yang saya ketahui selalu berhenti dan mengetuk pintu atau setidaknya membunyikan klakson untuk memanggil penghuni rumah. Jadi kalau seorang kurir tidak berhenti untuk mengetuk pintu dan menelepon ke telepon genggam penerima yang sudah dicantumkan jelas di bungkus paket, ya wajar kalau “tidak ketemu”😀 . Atau jangan-jangan perusahaan kurir tidak menyediakan dana untuk komunikasi bagi para kurir? Entahlah.

2. Menurut pengakuan kurir itu sendiri untuk peket kiriman JNE YES pada hari Minggu pun kiriman akan diantar.

3. Kalau menggunakan Google atau Bing, dengan kata kunci “Closed Once Delivery Attempt” akan ditemui beberapa keluhan dari penerima paket kiriman. Silahkan dibuktikan sendiri🙂 .

 

Bahkan saya temui ada laporan kejadian yang lebih dari sekedar barang yang telat kirim:

“kami mohon maaf sebesar-besarnya atas kekecewaan dan ketidaknyamanan yang agan alami dalam menggunakan layanan kami .” LIHAT DI HALAMAN KASKUS

 

Untuk menghindari kejadian serupa bisalah paket itu segera “diuber”, bisa dimulai dengan menghubungi kantor cabang JNE. Yah mau bagaimana lagi daripada terlanjur …

 

 

UPDATE:

 

Gambar di atas ini screenshot setelah saya periksa ulang di situs JNE. Paket memang saya terima (benar 16:10) dan bukti terima saya tanda tangani sendiri, tapi nama Reezou itu entah nama siapa😀 .

 

Sekedar perbandingan, berikut screenshot dari tracking dua paket JNE sebelumnya dengan alamat yang sama:

 

 

 

1. www.jne.co.id

2. http://www.kaskus.us/showthread.php?t=11618516 (Perwakilan JNE Pusat)

3. http://help.indojilbab.com/2011/09/715/beberapa-istilah-pada-situs-web-jne/

 

 

Written by sunupradana

December 5, 2011 at 5:48 pm

Posted in Sosial

Tagged with , ,

6 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. sama nih, kasus saya juga gitu. kurir sleman kayaknya yang bermasalah ya?
    kalau berhenti, ketuk pintu, atau ditelpon, pasti orangnya ada kok. wong sudah ditunggu-tunggu.
    kalau saya tau alamat jne-nya udah tak samperin ke sana.

    Miftah Ridho Anshari

    December 22, 2012 at 8:34 am

    • Ya,saya tidak tau pasti apakah semua kurir itu pegawai tetap atau bukan. Mungkin bisa ditelusuri satu per satu dari nomor telepon kantor jne-nya.

      sunupradana

      December 22, 2012 at 8:45 am

  2. wah..saya juga punya kasus yang sama..tapi saya langsung komplain ke JNE pusat..jadi JNE pusat yang handle masalahnya…mudah2an gak bermasalah niy..kasus saya juga seperti itu..baru terjadi niy malam ini pas ngecek status

    maya

    January 14, 2013 at 9:20 pm

    • Semoga berakhir baik, terus di-track saja. Trims sudah berbagi, ini bisa jadi inspirasi juga. Komplain langsung ke pusat, mungkin bisa jadi catatan buat mereka.

      sunupradana

      January 14, 2013 at 9:25 pm

  3. Saya juga lagi galau karna JNE..
    Masa paketan dari jogja – jogja kota 5 hari gak sampe2 dengan alasan rumah tutup
    Pdhl kalo mau ngetuk rumah loh,saya ada didalem trs

    jovi.moorenda

    February 8, 2014 at 12:55 pm

  4. Kasusnya sama banget. Saya baru kejadian hari ini. Padahal hanya dari Jakarta ke Bandung.
    Hari Minggu padahal toko saya buka dan dari pagi hingga malam ada orang di rumah (toko dan rumah jadi 1).
    Ini keliatan banget akal-akalan pihak JNE karena mereka malas antar hari Minggu.
    Call center yang katanya 24 jam aja ga pernah diangkat, cuma mesin.
    Telp JNE pusat di Bandung nya pun sama hanya mesin penjawab.
    JNE YES itu setahu saya ada garansi apabila barang tidak sampai tepat waktu, maka uang kembali.
    Kenapa saya sangat yakin ini akal-akalan JNE, karena:
    1. Apabila benar paket diantarkan dan toko sudah tutup, kurir akan menghubungi penerima. Tapi ini tidak ada pihak JNE ataupun kurir yang menghubungi.
    2. Di tracking code, status delivery time jam 12:57 yang jelas sekali toko saya masih buka sampai jam 5 sore.
    3. Di tracking code, ada POD detail dengan status “Tutup” tapi tertulis jam 20:10 padahal ketika saya tracking, itu masih sekitar jam 7 malam. Kok bisa sistem mencatat jam 8 malam?
    Di sisi lain, kalau minta uang kembali, mereka bisa alasan kalau mereka sudah mengirimkan tapi penerima tidak ada.
    Sebelumnya padahal pernah ada kurir baru datang jam 8 malam dan ketika itu saya sedang di luar rumah.
    Kurir langsung SMS memberitahu mau anter paket tapi akhirnya karena tidak ada orang di rumah, jadi dia minta izin saya untuk menitipkan paket di cabang JNE terdekat dengan rumah saya dan besok bisa saya ambil ke sana.
    Kasus hari ini, tidak ada sms atau telp dari kurir JNE. Padahal menurut pengirim no telp saya tercantum di paket dan di depan rumah pun ada no telp toko saya.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: